March 2018 Terbaru Terviral
thumbnail

Krenova Jawa Tengah 2018


Read
LOMBA KRENOVA JAWA TENGAH 2018

Penghargaan Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) adalah bentuk apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah kepada para mitra dan inovator yang secara nyata mendukung dalam memajukan produk inovasi untuk masyarakat luas. Sebagaimana tujuan awal bahwa fasilitasi Penyelenggaraan Lomba Krenova tidak hanya berhenti pada pemberian penghargaan saja, tetapi para pemenang lomba diberikan fasilitasi dan pembinaan, serta pendampingan menuju Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), melalui kolaborasi antar lembaga penelitian, Inkubator, Technopark dan Kabupaten / Kota di Jawa Tengah. Selain itu, para peserta Lomba Krenova juga mendapatkan beberapa fasilitasi lanjutan, antara lain: Pelatihan HKI, Hilirisasi Teknologi, Business Technology Center (BTC), Diseminasi dan Penyertaan Pameran, Layanan Inkubasi serta fasilitasi dalam program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) dari Kemenristekdikti. Dalam upaya meningkatkan kreativitas di bidang inovasi masyarakat perlu didorong untuk dapat menciptakan, merekayasa alat/produk yang dapat bermanfaat bagi masyarakat melalui lomba Krenova. Oleh karena itu, masyarakat perlu dipacu agar secara nyata dapat lebih kreatif dan inovatif, sehingga berkontribusi secara nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.


SILAKAN DOWNLOAD PANDUAN KRENOVA JAWA TENGAH DI SINI
SILAKAN DOWNLOAD SURAT EDARAN KRENOVA JAWA TENGAH DI SINI
SILAKAN DOWNLOAD SURAT EDARAN KRENOVA DARI DINAS PENDIDIDIKAN DI SINI


Dalam lomba KRENOVA JAWA TENGAH 2018 ini, karya Ubet Zubaidi yang didaftarkan adalah Aplikasi Android "Cerita Rakyat Pemalang" Solusi Kekinian Pelestarian Nilai Tradisional Masyarakat Pemalang Berkonsep Hybrid. Mohon dukungannya dengan klik Vote. Karya bisa dilihat di http://krenova.bappeda.jatengprov.go.id/polling/detail/294

Vote Krenova Jateng

Silakan klik vote Aplikasi Cerita Rakyat Pemalang.

thumbnail

Juara 2 Pancasakti Scientific Competition 2018


Read

SMK Nusantara 1 Comal Juara 2 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Pancasakti Scientific Competition (PSC) Tahun 2018 yang diadakan oleh Universitas Pancasakti Tegal. LKTI tingkat eks Keresidenan Pekalongan dan Cirebon. Judul Karya:
GAME ANDROID “JAGO BUDAYA” USAHA MENJAGA EKSISTENSI BUDAYA INDONESIA ALA KID ZAMAN NOW Oleh: 1. Didi Purnomo (NIS 17.11837 - Angkatan 2017) 2. Adip Maulana Okta Viarno (NIS 17.11834 - Angkatan 2017) 3. Bagas Firmansyah (NIS 17.11836 - Angkatan 2017) dari SMK Nusantara 1 Comal Pemalang
thumbnail

Juara 1 Pancasakti Scientific Competition 2018


Read


SMK Nusantara 1 Comal Juara 1 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Pancasakti Scientific Competition (PSC) Tahun 2018 yang diadakan oleh Universitas Pancasakti Tegal. LKTI tingkat eks Keresidenan Pekalongan dan Cirebon.
Judul Karya:
“SMARTOBENG” SOLUSI ONLINE BENGKEL MOTOR/MOBIL BERBASIS ANDROID DENGAN KONSEP MARKETPLACE Oleh: 1.Wiroso (NIS 16.10680 - Angkatan 2016) 2.Adip Maulana Okta Viarno (NIS 17.11834 - Angkatan 2017) 3.Bagas Firmansyah (NIS 17.11836 - Angkatan 2017) dari SMK Nusantara 1 Comal Pemalang
thumbnail

Krenova Pemalang 2018


Read
Salam Ilmiah!
Kali ini zooba.id mau bagi-bagi info event Lomba Kabupaten Pemalang yang bernama KRENOVA PEMALANG 2018. Lomba Krenova (Lomba Kreativitas dan Inovasi) Pemalang ini adalah lomba bagi masyarakat untuk membangun Pemalang melalui kreativitas dan Inovasi. Diadakan setiap tahun oleh Bagian Litbang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemalang.

Lomba Krenova Pemalang 2018

Brosur Krenova Pemalang

Brosur Krenova Pemalang


Berikut ini adalah Rundown (Jadwal) Lomba Krenova Kabupaten Pemalang 2018.
Rundown Jadwal Lomba Krenova Pemalang 2018

So, jangan sampai ketinggalan untuk mengumpulkan Proposal Krenova 2018 ya! Untuk lebih jelasnya, silakan download Panduan atau Buku Pedoman Lomba Kreativitas dan Inovasi (KRENOVA) Pemalang 2018 di bawah ini:

DOWNLOAD PANDUAN KRENOVA


DOWNLOAD PANDUAN KRENOVA PEMALANG 2018 PDF

DOWNLOAD PANDUAN KRENOVA PEMALANG 2018 DOC

Jangan lupa, vote Aplikasi Android "Cerita Rakyat Pemalang" Solusi Kekinian Pelestarian Nilai Tradisional Masyarakat Pemalang Berkonsep Hybrid. Mohon dukungannya dengan klik Vote. Karya bisa dilihat di http://krenova.bappeda.jatengprov.go.id/polling/detail/294

Vote Krenova Pemalang Jateng
thumbnail

Pergantian Kepala Sekolah SMK Nusantara 1 Comal 2018


Read


Per 1 Januari 2018 Tugas Kepala Sekolah SMK Nusantara 1 Comal Pemalang diserahkan kepada H. Sigit Hartono, S.Pd. dari Darnaya, S.Pd. Acara serahterima jabatan dihadiri pengurus Yayasan Kesejahteraan dan Pendidikan Islam Al Ikhlas Comal dan ratusan guru SMK Nusantara 1 Comal.
Dengan dilantiknya kepala sekolah baru SMK Nusantara 1 Comal, H. Burhanudin (Ketua YKPI) mengharap kinerja guru semakin bertambah. Beliau juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Darnaya, S.Pd. telah membawa SMK Nusantara 1 Comal menuju prestasi-prestasi yang gemilang di tahun-tahun pemerintahannya.
Terima Kasih pak Darnaya, S.Pd. dan Selamat Pak H. Sigit Hartono, S.Pd.
thumbnail

Kisi PTS Genap Bahasa Inggris XI Tahun 2018


Read
KISI-KISI PENILAIAN TENGAH SEMESTER GENAP SMK NUSANTARA  1 COMAL
BAHASA INGGRIS KELAS XI

Penilaian Tengah Semester Bahasa Inggris


1. TEKS PROSEDUR (PROCEDURE TEXT)
menjawab 5 pertanyaan berdasarkan teks manual/prosedur.

2. MENERJEMAHKAN TEKS KE INDONESIA
Menerjemahkan 5 kalimat ke dalam bahasa Indonesia.
thumbnail

Kisi PTS Genap Seni Budaya XI Tahun 2018


Read

KISI-KISI PENILAIAN TENGAH SEMESTER GENAP SMK NUSANTARA 1 COMAL
SENI BUDAYA KELAS XI (SENI RUPA) TAHUN PELAJARAN 2017-2018

Silakan baca buku Siswa Seni Budaya Semester 1 dan 2 untuk lebih memahami materi. Buku bisa didownload dalam bentuk PDF dan dibuka di ponsel Android.
Kisi-Kisi PTS Seni Budaya XI SMK

1.       Berapresiasi Seni Rupa (Buku Siswa Semester 1)
1)      Apresiasi seni rupa adalah aktivitas mengindra karya seni rupa, merasakan, menikmati, menghayati dan menghargai nilai-nilai keindahan dalam karya seni serta menghormati keberagaman konsep dan variasi konvensi artistik eksistensi dunia seni rupa.
2)      Brent G. Wilson dalam bukunya Evaluation of Learning in Art Education; apresiasi seni memiliki tiga domain, yakni perasaan (feeling), dalam konteks ini terkait dengan perasaan keindahan, penilaian (valuing) terkait dengan nilai seni, dan empati (emphatizing), terkait dengan sikap hormat kepada dunia seni rupa, termasuk kepada profesi perupa (pelukis, pepatung, pegrafis, pekeramik, pedesain, pekria, dan lain-lain).
3)      Pengenalan akan tokoh-tokoh budaya, perupa murni, pedesain, dan pekria, dan reputasinya, adalah upaya nyata mengembangkan perasaan simpati, yang jika dilakukan berulang-ulang akan meningkat menjadi perasaan empati.
2.       Berkarya Seni Rupa (Buku Siswa Semester 1)
Berekspresi adalah salah satu kebutuhan hidup manusia, realitas internal kehidupan spiritual siswa membutuhkan penyaluran, agar dapat mencapai keseimbangan kehidupan rohaniah yang sehat. Proses mengamati, menanyakan, mencoba, menalar, dan menyaji adalah aktivitas proses kreasi yang lebih bersifat objektif. Dengan memadukan realitas internal yang subjektif dengan pendekatan
objektif diharapkan siswa mendapatkan pengalaman yang berharga, yakni keharmonisan antar kehidupan batiniah dan kehidupan lahiriah. Dari proses kegiatan berekspresi ini potensi artistik para
siswa akan berkembang, dan karya-karya siswa adalah objek-0bjek real tentang apa yang mereka harapkan, inginkan, dan sudah pasti merupakan dokumen penting bagi kehidupan psikologis mereka.
3.       Penciptaan Desain (Buku Siswa Semester 1)
Sebagai aktivitas reka letak atau perancangan, desain dikerjakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan benda-benda fugsional yang estetis. Proses kreasi desain mencakup (1) studi pendahuluan (2) Profil Pasar dan Segmen Konsumen. (3) Alternatif Desain, (4) Uji coba, dan (5) Standar prosedur Produksi.
Dalam proses kreasi seorang pedesain biasanya memerlukan pengetahuan dasar tentang keselarasan (harmony), kesebandingan (proportion), irama (rhytme),  keseimbangan (balance) dan penekanan (emphasis).
4.       Kurasi Pameran (Buku Siswa Semester 2)
Kurasi pameran biasanya ditulis kurator seni rupa, guru seni budaya (seni rupa), dan dapat pula ditulis oleh siswa yang berbakat menulis kritik seni. Penulisan iformatif tentang koleksi materi pameran (seni lukis, seni grafis, desain, kria, dan lain-lain) agar mudah dipahami oleh pengunjung pameran. Baik dari aspek konseptual, aspek visual, aspek teknik artistik, aspek estetik, aspek fungsional, maupun aspek nilai seni, desain, atau kria yang dipamerkan.
Fungsi seorang kurator antara lain menganalisis berbagai faktor keunggulan seni yang dipamerkan, di samping menunjukkan pula kecenderungan kreatif peserta pameran, baik untuk bidang seni lukis, desain, atau kria. Sehingga pengunjung mendapatkan bahan banding untuk mengapresiasi karya yang diamatinya. Artikel kurasi pameran dimuat dalam katalog pameran, sehingga isinya menjadi topik bahasan yang menarik dalam aktivitas diskusi yang dilaksanakan.
5.       Aktivitas Diskusi dalam Pameran (Buku Siswa Semester 2)
Kegiatan diskusi diselenggarakan sebagai rangkaian kegiatan pameran. Tujuannya adalah pengembangan wawasan dan sikap apresiatif. Bagi pameris adalah ajang evaluatif (mendapatkan masukan dari peserta diskusi) dan sekaligus sebagai peluang menjelaskan gagasan dan tujuan seni yang diciptakannya, alia pertanggunggjawaban karya. Sebagai pembicara utama, biasanya dipilih pekritik seni rupa, atau tokoh lain yang dipandang layak karena keahliannya telah diakui ditengah masyarakat. Pembicara menyampaikan makalah sebagai topik kajian diskusi (makalah dibagikan kepada semua peserta). Diskusi dipandu oleh moderator (yang berwawasan seni baik), bisa oleh siswa, perupa, atau guru seni budaya. Kegiatan diskusi dikelola olah panitia pameran, dan didokumentasikan dalam bentuk cacatan tertulis, audio, foto, video, atau film, sesuai kemampuan panitia pameran.
6.       Seniman Instalasi (Buku Siswa Semester 2)
Seni instalasi (installation = pemasangan). adalah seni yang memasang, menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam persoalan-persoalan sosial-politik dan hal lain yang bersifat kontemporer diangkat dalam konsep seni instalasi ini. Tak hanya sekedar pajangan untuk menambah keindahan suatu ruang, namun seni instalasi juga menjelma menjadi media para seniman untuk mengkritik kondisi sosial, politik dan isu-isu kontemporer lainnya.
Secara garis besar konsep seniman instalasi ditunjukkan dalam sikap berkesenian. Mereka menawarkan suatu sikap yang paling ekstrim dan nyata-nyata “keberatan” dengan media konvensional. Dalam berkarya mereka mencari alternatif yang paling radikal dan sungguh-sungguh diperjuangkan dalam karyanya.
7.       Seni Rupa Pramodern (Buku Siswa Semester 2)
Istilah seni rupa pramodern menunjukkan babakan sejarah di mana manifestasi karya seni rupa hadir sebelum zaman industri. Aliran-aliran seni rupa yang berlatarbelakang pramodern adalah:
a) Primitivisme adalah corak karya seni rupa yang memiliki sifat bersahaja, naif, sederhana, spontan, jujur, baik dari segi penggarapan bentuk maupun pewarnaan. contoh patung primitif dari Afrika.
b) Naturalisme adalah corak karya seni rupa yang teknik pelukisannya berpedoman pada peniruan alam untuk menghasilkan karya seni. Contoh lukisan alam yang mirip aslinya dengan segala keindahannya.
c) Realisme perkembangan lebih lanjut dari naturalism dengan menambahkan apa yang tidak ‘terlukis’ yaitu sisi yang ‘tidak indah’. Seniman memandang dunia tanpa ilusi ‘keindahan’.
d) Dekorativisme yaitu Karya seni rupa dekoratif senantiasa berhubungan dengan hasrat menyederhanakan bentuk dengan jalan mengadakan distorsi, ciri-cirinya bersifat kegarisan, berpola, ritmis, pewarnaan yang rata, dan secara umum mempunyai kecenderungan kuat untuk menghias. Dekoratif geometris adalah karya-karya seni rupa yang bebas dari peniruan alam.
8.       Seni Rupa Naturalisme (Buku Siswa Semester 2)
Naturalisme adalah corak karya seni rupa yang teknik pelukisannya berpedoman pada peniruan alam untuk menghasilkan karya seni. Contoh lukisan alam yang mirip aslinya dengan segala keindahannya.

thumbnail

Naskah Drama: Warisan Menjadikan Permusuhan


Read

1.Pak No:Heru santoso{Tua,Dermawan,adil}
2.Pak Kyai:kusnul kuluk{ahli ilmu agama }
3.Guru silat:M.Nur Iskandar{ahli ilmu bela diri }
4.anak ke 1:M.Rizky Andryanto{keras kepala,serakah,dan angkuh}
            ke 2:Fajarrudin akbar {baik hati,penyayang}
            ke3:iqbal sigit g {baik hati,lugu,penyayang}
            ke 4:Febby sisnanto{baik hati,penyayang,adil,pemberani}
            ke 5:M.ilham ramadhan {baik hati,penyayang,damai}
  
X TKR U 1

Di suatu tempat terdapat sebuah rumah besar di Desa Sikayu,Yang sudah lama di tinggali oleh seorang lelaki tua yang bernama Pak No,ia tinggal bersama kelima anaknya,dan membesarkan sendirian karena Istrinya telah meninggal sejak anak terakhir lahir.

Pada saat itu keluarga mereka mengadakan syukuran atas kejayaan perusahaan yang didirikan oleh Pak No,dan saat itulah Pak No membicarakan tentang pembagian Warisan kepada anak-anaknya.

Adegan I,
Pak kyai :Assalamualaikum wr.wb?
All          :walaikumsalam wr.wb?
Pak Kyai:Acara demi acara telah kita lalui,tiba akhirnya kita berdo'a kepada ALLAH SWT atas        
                nikmat dan karuniaNya,bismilahirrohmanirrohim....Al-fatihah!! 
All         :(membaca surat Al-fatihah dilanjut do'a bersama )

Adegan II,
Pak No  :Pak kyai trima kasih atas kedatanganya.
Pak Kyai:ohh...iya Pak No sama-sama,maaf saya pamit dulu ada acara lain yang tidak bisa saya 
                tinggalkan juga?Asalamualaikum wr.wb,
Pak No  :walaikumsalam wr wb,sekali lagi terima kasih pak,hati-hati dijalan...
               Rizky,fajar,iqbal,febby,ilham sini nak,bapak mau bicara?
All         :baik pak,ada apa?
Pak No  :Begini nak,mungkin..umur bapak sudahy tidak lama lagi jadi bapak akan membagikan
               harta bapak kepada kalian.;
Iqbal     :Pak kami semua sayang bapak,janganlah bicara seperti itu!!?
Fajar    :iya pak,kami tidak butuh hartamu,kami hanya ingin hidup bahagia bersamamu...
Rizky   :Alahh...!!!omong kosong kalian semua!...iya pak saya akan menerima dengan senang hati,
Febby   :Tutup Mulutmu Mas!!!Begitu tega kamu bicara begitu,kamu itu yang paling
               tua,seharusnya kamu ngasih contoh yang baik pada kita,bukan kaya gini...
Ilham   :sudah mas,sabar...Jangan kita bahas lagi perbincangan ini,ini hanya kan menimbulkan
              amarah saja?
Pak No :tidak apa nak,saya akan membagikan harta saya kepada kalian sama rata.

      Disela-sela pembagian harta Rizky mulai gegabah kepada adik-adiknya karena ia merasa paling tertua diantara mereka,ia mkenginginkan lebih banyak warisanya.

Rizky   :Pak,aku menginginkan 3 petak sawah,rumah ini,dan juga menjadi direktur perusahaan
              Hahahahahahah?
Febby   :hey Mas,kalau mas tetep saja serakah,lebih baik Mas pergi dari sini!!!
Iqbal     :kasuhan bapak mas,ia yang telah susah payah bekerja untuk kita?
Ilham    : stop!stop!stop! (sambil lari menuju ke kamarnya )
Pak no  :Rizky,keputusan bapak sudah bulat,bapak sudah atur semuanya,jadi kamu tidak usah
               khawatir?!
Fajar    :Sudah pak,Tidak usah dengarkan omongan Mas rizky
Rizky   : Teplak!!!(menampar fajar)kurang ajar kamu,berani sekali bicara sepertiitu,kamu itu siapa!
Pak No :Rizky Stopp!!!Fajar itu anak baik-baik tak seharusnya kamu lakukan itu..
Rizky   :Ohh..bapak bela dia,ookehh...lebih baik saya pergi dari rumah ini,Jangan harap hidup
              kalian akan tenang?Camkan ituu!!
Febby  :Silahkan!!!Kami tidak takut ancamanmu...

    2 hari kemudian Pak No sakit memikirkan Rizky yang keras kepala,pergio dari rumah dan akhirnya Pak No pun Meninggal.

Adegan III,

Iqbal   :ya Allah,bapak?begitu cepat kau meninggalkan kami?
Febby :hmmm...bapak,Maafkan kita pak,kita sayang pak,yakan pak?
Fajar   :Sudah Feb,ini semua sudah takdir..
Ilham  :hmmm...ini semua pasti gara-gara Mas Rizky!!!

     Suatu hari Fajar,Iqbal,Febby dan ilham sedang berlatih bela diri bersama guru silatnya di Pinggir laut...Rizky pun semakin hebat dalam berkelahi dan ia juga rutin berlatih di pinggir laut sendirian...(adegan sedang berlatih bela diri)
 Adegan IV,
Guru silat :ya..latihan kali ini berhenti dulu,kita lanjut pertemuan berikutnya,,?
All            :Siap guru?
x

Rizky       :woy kalian semua,pengecuttt!!!sini kita adu diri..hahaha
Guru silat: fajar,lawan dia..
Fajar        :baik guru( sambil lari melawan Rizky)
Febby      :serbu..
   
     fajar,Febby,Iqbal,dan Ilham dikalahkan oleh Rizky,Namun guru silat turun tangan untuk melawan Rizky sampai akhirnya Rizky dapat dikalahkan.

Ilham     :Mas Rizky,apkah mas tidak kasihan pada kami,bapak juga telah tiada Mas?Sadar mas..
Fajar      :Mana mungkin dia sadar..keras kepala itu susah diatur,
Rizky    :innalilahi wainna ilahi rojiun...Benjarkah bapak telah tiada?mengapa kalian semua tak beri
               beri tahu saya?ya Allah..maafkan saya pak,saya menyesal atas perbuatan saya selama ini
               (kaget dan sedih )
Febby   :bagaimana kita mau ngasih tau kamu,kamu juga pergi entah kemana...
Iqbal     :ya sudah Mas,lebih baik kita ziarah ke makam bapak untuk mendo'akanya.


Adegan V,
 (Mereka berduka)
Rizky  :fajar,febby,iqbal,ilham maafkan saya,saya memang bodoh,seharusnya saya itu menjaga
             kalian,bukan malah iri sama kalian...
Fajar   :Iya Mas,kita ambil hikmahnya saja,
Ilham  :Nah..kaya ginikan enak?ya kan Mas febby.
Febby :hehe,iya ham...
Iqbal   :ya sudah kita pulang saja...

                        #TAMAT#
pengarang cerita :Febby sisnanto.
thumbnail

Naskah Drama: Murid Baru


Read

Pagi ini merupakan pagi yang sangat cerah. Rojak dan Joni, dua orang siswa kelas X sedang asyik membaca-baca buku Biologi dikelas . Pasalnya nanti siang akan ada ulangan harian mata pelajaran tersebut. Kemudian datang Anggiya, sahabat mereka.

Andre: “jak, Jon, rajin sekali kalian berdua!”

Rojak: “Iya dong, tugas kita sebagai pelajar kan memang harus belajar. Hehehe…”

Andre: “Iya juga sih. Eh ngomong-ngomong kalian tahu tidak, ada murid baru yang akan masuk ke kelas kita hari ini.”

Joni: “Oh ya, siapa namanya? Lelaki atau perempuan?”

Anggiya: “Lelaki, tapi aku juga belum tahu siapa namanya dan seperti apa rupanya.”

[Bel sekolah berbunyi]

[Tiba-tiba pak Guru masuk bersama seorang murid baru.]

Pak Guru: “Selamat pagi, anak-anak. Hari ini kita kedatangan teman baru dari Aceh, ia akan menjadi teman sekelas kalian. Silakan perkenalkan dirimu, nak!”

Iyan: “Selamat pagi, teman-teman. Nama saya Muhammad Iyan. Saya berasal dari Aceh.”

Rojak [berbisik pada Andre]: “Jauh sekali ya, dari Aceh pindah ke Pemalang!”
[Andre hanya mengangguk tanda setuju]

Pak Guru: “Iyan, kamu duduk di belakang Joni ya [menunjuk sebuah meja kosong]. Untuk sementara kamu duduk sendiri dahulu karena jumlah siswa di kelas ini ganjil.”

[Iyan segera duduk di kursi yang disediakan]

Pak Guru: “Ya baiklah, sekarang kita mulai pelajaran hari ini. Buka buku kalian di halaman 48….”

[Pelajaran pun dimulai]

Tiba saatnya jam istirahat. Iyan, yang belum memiliki teman, diam saja duduk di kursinya sambil menunduk. Rupanya belum ada yang mau mendekati Iyan. Semua siswa di kelas itu masih sungkan dan hanya mau tersenyum saja padanya tanpa berani mengajak ngobrol lebih lanjut.

Joni: “Psst, jak,  ndre, coba lihat anak baru itu, sendirian saja ya!” [berbisik pada Rojak dan Andre saat mereka mau ke kantin]

Rojak: “Ayo kita dekati saja.” [Ketiganya menghampiri Iyan]

Andre: “Hei, Iyan. Kenalkan, aku Andre, ini Joni dan Rojak [menunjuk kedua temannya].”




[Ketiganya duduk di sekeliling Idwan]

Iyan: “Hai, salam kenal.”

Joni: “Kamu kok tidak jajan ke kantin?”

Idwan: “Aku… Aku bawa bekal makanan [pelan sekali, sambil tertunduk].”

Rojak: “Oh begitu, rajin sekali kamu, Yan!

[Keempat siswa ini mulai terlibat obrolan ringan sehingga Iyan merasa ditemani]

Keesokan harinya ketika Joni , Andre dan Rojak baru tiba di sekolahan tiba-tiba, Pak Guru memanggill Andre dan Joni yang baru tiba

Pak Guru: “Andre, Joni! Ke sini sebentar. Bapak mau menanyakan sesuatu.”

[Andre dan Joni menghampiri pak Guru]

Joni: “Ada apa, pak?”

pak Guru: “Itu, bagaimana perilaku Iyan di kelas? Apakah ia bisa membaur?”

Joni: “Dia agak pendiam, pak. Dan suka menunduk saat berbicara.”

Andre: “Kemarin di jam istirahat, kami berdua dan Jenita berusaha mendekatinya. Kami mengobrol cukup lama, ia anak yang baik kok, hanya saja ia seperti agak kurang percaya diri dan muram.”

Pak Guru: “Hmm… begitu ya. Anak-anak, Iyan adalah salah satu korban selamat tragedi tsunami Aceh beberapa bulan yang lalu. Kedua orang tuanya tewas terhempas ombak. Kini hanya tinggal ia dan adik perempuannya, Annisa. Annisa masih duduk di kelas 4 SD, di SD V kota kita ini.”

Andre: “Ya Tuhan, sungguh berat cobaan yang menimpanya…”

pak Guru: “Iya. Untungnya, seorang pamannya tinggal di pemalang sehingga ia dan adiknya tinggal di sini. Mereka tergolong masyarakat prasejahtera, sehingga Iyan benar-benar harus berhemat. Pamannya berkata pada Ibu tadi pagi, ia tak mampu memberi uang jajan yang cukup untuk Idwan sehingga Iyan harus bekal nasi setiap hari agar tidak lapar di sekolah.”

Joni: “Oh pantas saja kemarin jam istirahat ia tidak ke kantin.”

pak Guru: “Ya sudah,  Bapak cuma mau bilang begitu. Kalian berbaik-baiklah dengannya. Temani dia agar tak merasa kesepian dan terus berduka.”
[Andre, Joni dan Rojak pamit masuk kelas]

[pelajaran pun dimulai]
Tiba saatnya istirahat , iyan yang pendiam masih menunduk kepalanya , melihat itu andre menghampirinya
Andre: “kamu udah meringkas bab ini belum ! ‘’
Iyan  : ‘’Belum’’
Andre:’’yaudah ini pinjam punya ku saja [sambil menyodorkan bukunya]
Iyan :’’Terima kasih teman-teman , kalian sangat baik kepadamu.’’
Joni  : “Kamu ini bicara apa, sih? Kita kan teman, wajar saja jika kita saling bersikap baik.”

Sejak saat itu Idwan menjadi semakin kuat karena mendapat dukungan dari teman-teman barunya

thumbnail

Naskah Drama: Lutung Kasarung


Read

NAMA KELOMPOK :1. M.DIKI UMARI
                                        2. M.RIZIK ZEN
                                        3. M.FAHRUL I
                                        4. M. IQBAL
                                        5. M. TEDI S
                                        6. M. LUTFI KAMALUDIN (LJR)
                                        7. M. KHOF K.A
                                        8. MUSTAFA .M
                                        9. NUR RIYADI



                                         Lutung Kasarung


Narator: “Alkisah, ada sebuah kerajaan di Pulau Jawa. Kerajaan itu dipimpin oleh seorang raja yang bernama Prabu Tapa Agung yang mempunyai dua orang putri yang bernama Purbararang dan Purbasari. Pada suatu hari, karena Prabu Tapa Agung sudah tua, ia menunjuk Purbasari putri bungsunya sebagai penggantinya.”

Prabu Tapa Agung: “Aku sudah tua saatnya aku turun tahta. Aku akan menunjukmu, Purbasari sebagai penggantiku.”

Purbararang: “(marah) Aku adalah putri sulung, seharusnya ayahanda memilihku.”

Indrajaya: “Ya, ayahanda seharusnya Purbararang yang menjadi penerusmu!”

Prabu Tapa Agung: “Tidak bisa, keputusanku sudah bulat.”

Narator: “Kemarahan yang sudah memuncak membuat Purbararang mempunyai niat mencelakai adiknya. Ia meminta seorang penyihir untuk menyihir Purbasari.”

Purbararang: “Hai penyihir!, bisakah kamu menyihir Purbasari menjadi jelek.”

Penyihir: “Tentu bisa tuan putri, tapi…… Apa imbalan untukku?”

Purbararang: “Aku akan memberimu emas yang banyak yang penting Purbasari menjadi jelek.”

Penyihir: “Tentu tuan putri!”

Purbararang: “(Tertawa).”

Narator: “Lalu nenek sihir pun langsung membacakan mantra. Keesokan paginya Purbasari menjadi jelek dengan kulitnya bertotol-totol hitam.”

Purbararang: “Lihat ayahanda, masa ayahanda menunjuk orang yang terkutuk seperti itu sebagai pemegang tahtamu.”

Purbasari: “Apa yang telah terjadi pada diriku!”

Purbararang: “Orang yang terkutuk seperti dia tidak pantas menjadi seorang ratu!.”

Prabu Tapa Agung: “Betul putriku, pengawal cepat usir Purbasari dari istana!.”

Purbasari: “Ayah, jangan usir aku, aku juga tidak tahu apa yang terjadi padaku. (menangis).”

Prabu Tapa Agung: “Berhenti menangis putriku, pengawal cepat seret dia!.”

Pengawal: “Baik tuanku, akan saya laksanakan!.”

Purbararang dan Indrajaya: “(Tertawa senang).”

Narator: “Kemudian, diusirlah Purbasari dari istana lalu sang pengawal membawa Purbasari kedalam hutan.”

Pengawal: “Maafkan saya tuan putri!.”

Purbasari: “Tidak apa-apa pengawal.”

Pengawal: “Baiklah, sebagai permohonan maafku, saya akan membuatkan gubuk untuk tempat tinggal tuan putri.”

Narator: “Kemudian, pengawal itu segera membuat sebuah gubuk. Setelah itu…”

Pengawal: “Tuan putri, saya mohon pamit untuk segera ke istana.”

Purbasari: “Terimakasih pengawal.”

Narator: “Purbasari pun tinggal sendirian di hutan. Suatu hari, ketika Purbasari duduk di depan gubuknya, dia melihat seekor lutung yang muncul dari semak-semak.”

Purbasari: “(Ketakutan). Siapa kamu?.”

Lutung Kasarung: “(Muncul dari semak-semak). Tuan putri……. Jangan takut, nama saya……… Lutung Kasarung. Saya hhanya ingin berteman …….. dengan tuan putri…….”

Purbasari: “Baiklah, aku akan berteman denganmu.”

Narator: “Akhirnya Purbasari dan Lutung Kasarung berteman. Lutung Kasarung sangat perhatian dengan Purbasari dengan membawakan bunga-bunga yang indah. Pada suatu malam bulan purnama, Lutung Kasarung ke tempat yang sepi lalu bersemedi.”

Purbasari: “Lutung….. Apa yang kamu lakukan?.”

Narator: “Tiba-tiba tempat bersemedi Lutung Kasarung menjadi telaga kecil.”

Lutung Kasarung: “Tuan putri, mandilah di telaga ini.”

Purbasari: “Apa manfaatnya bagiku?.”

Lutung Kasarung: “(Menarik tangan Purbasari). Ceburkan dirimu!.”

Narator: “Akhirnya Purbasari menceburkan dirinya ke telaga itu. Lalu sesuatu terjadi pada kulit Purbasari. Kulitnya menjadi bersih dan cantik kembali.”

Purbasari: “Wahh……. Apa yang terjadi padaku….. aku kembali seperti semula. Lutung terima kasih.”



#TugasEnteng



Lutung Kasarung: “Ya putri sama-sama.”

Narator: “Keesokan harinya Purbasari dan Lutung Kasarung kembali ke istana.”

Pengawal: “(Kaget). Pu…. Putri Purbasari telah kembali!.”

Purbararang: “(Kaget). Bagaimana kamu bisa kembali menjadi cantik.”

Purbasari: “Ini semua berkat Lutung Kasarung.”

Purbararang: “Baiklah aku kalah, tapi sekarang ayo kita adu ketampanan tunangan kita, ini tunanganku!. (Menarik tangan tunangannya).”

Indrajaya: “(Angkuh). Aku adalah tunangan Purbararang. Aku adalah pria tertampan di kerajaan ini.”

Purbasari: “(Gelisah). Hmmm…. (menarik tangan Lutung Kasarung) Dia adalah tunanganku.”

Narator: “Lutung Kasarung pun melonjak-lonjak seakan-akan menenangkan Purbasari.”

Purbararang: “(Tertawa). Jadi monyet itu tunanganmu!.”

Indrajaya: “(Tertawa).”

Purbasari: “Ia……. Memangnya kenapa?.”

Narator: “lutung kasarung tersindir dan ia memohon kepada tuhan agar tubuhnya diubah kembali menjadi manusia.


Purbasari: “(Kaget). Lutung... Kau ternyata adalah seorang pangeran…”

Lutung Kasarung: “Ya putri, aku sebenarnya seorang pangeran, tetapi aku telah disihir oleh nenek sihir menjadi Lutung. Hanya cinta sejatilah yang dapat menghilangkan kutukannya.”

Purbararang: “Baiklah aku mengakui kekalahanku, aku juga meminta maaf karena telah jahat kepadamu, Purbasari.”

Purbasari: “Tidak apa-apa, aku sudah memaafkanmu, Purbararang.”

Narator: “Akhirnya Purbasari menjadi seorang ratu dengan di damping oleh seorang pemuda tampan yang bernama Lutung Kasarung.”

thumbnail

Naskah Drama: Ulangan


Read

Ulangan

Ø  Pengarang      : Ahmad Setyo Mukti J. S.     (01)
Ø  Editor              : Ahmad Setyo Mukti J. S.     (01)
Ø  Sutradara       : Dedi Nur Wahit                   (06)
Ø  Cameraman    : Dedi Nur Wahit                   (06)
Ø  Penata Ruang            : Alfian                                                (03)
Ø  Pemain           :
o   Pak Guru    (Bijaksana, tegas, adil)          : Diky Sulaeman         (08)
o   Murid 1      (Pintar, jujur, disiplin)           : Dody Prayogi           (10)
o   Murid 2      (Pintar, jujur, disiplin)           : Akhwan Wildan H.  (02)
o   Murid 3      (Pintar, jujur, disiplin)           : Deni Agus Triyanto  (07)
o   Murid 4      (Nakal, sombong, bodoh)     : Dimas Yoga Saputra            (09)
o   Murid 5      (Nakal, sombong, bodoh)     : Catur Fajarrudin      (05)
o   Murid 6      (Nakal, sombong, bodoh)     : Andre Gagah P.        (04)

Di sebuah kelas di SMK Nusantara, ada dua kelompok siswa. Yang pertama adalah kelompok anak pintar yang terdiri dari Dody, Akhwan, dan Deni. Yang kedua adalah kelompok anak nakal yang terdiri dari Dimas, Catur, dan Andre.
Suatu hari, ada ulangan matematika, semua siswa mempersiapkan diri untuk ulangan. Tapi tidak dengan kelompok anak nakal, mereka malah asik mengobrol. Saat diajak belajar oleh Dodi, mereka dengan sombongnya menolak.
-          Dodi                             : “kalian kok tidak belajar? Mari belajar bersama.”
-          Dimas, Catur, Andre   : “gak usah.”
-          Dimas                          : “kami itu IQnya tinggi, jadi gausah belajar.”
-          Catur                           : “iya, gak kaya kamu yang IQnya jongkok.”
-          Andre                          : “sana pergi !”
Dodi hanya diam mendengakan ejekan dari Dimas, Catur,dan Andre. Lalu Dodi pun pergi meninggalkan mereka.
Bel berbunyi, jam matematika pun dimulai, pak guru masuk.
-          Pak Guru         : “Assalamualaikum Wr. Wb.”
-          Semua murid  : “Waalaikumsalam Wr. Wb.”
-          Pak Guru         : “hari ini pelajaran matematika pak guru akan mengadakan ulangan                     untuk penilaian kalian.”
-          Dimas              : “kok ulangan terus sih pak, apa tidak bosan ?”
-          Catur               : “ulangan kok setiap hari.”
-          Andre              : “sudah pintar pak saya.”
-          Pak Guru         : “ooo, kelas ini belum ada nilainya, yang lain sudah mengumpulkan                        nilai semua. Ya saya absen dulu.”
Setelah mengabsen, pak guru lalu membagi soal kepada semua siswa.Semua siswa mulai mengerjakan soal kecuali Dimas, Catur, dan Andre. Mereka tidak bisa mengerjakan soal karena tidak belajar. Lalu mereka meminta jawaban kepada Akhwan dan Deni.
-          Dimas              : “hei Akhwan, nomor 1-5 apa jawabannya ?”
-          Akhwan           : “kok tanya saya, katanya kamu IQnya tinggi.”
-          Andre              : “hei Deni, nomor 1-5 apa jawabannya ?”
-          Deni                 : “kamu kan IQnya tinggi, jadi kamu kerjakan sendiri saja.”\
-          Andre              : “pelit kamu.”
-          Deni                 : “yee, itu masalahmu.”
Karena Akhwan dan Deni tidak memberi jawaban, maka Catur membuka buku untuk mencontek. Lalu membagikan jawabannya ke Dimas dan Andre.
-          Dimas              : “Catur, nomor 1-5 apa jawabannya ?”
-          Catur               : “nomor 1a,2b,3c,4d,5e”
-          Andre              : “hei jangan keras-keras nanti pak guru dengar !”

Karena pembicaraan Dimas, Catur, dan Andre terlalu keras, pak guru pun mendengarnya dan akhirnya mereka pun dihukum.
-          Pak guru                      : “kalian, Dimas, Catur, Andre. Kalian menyontek ya ?”
-          Murid 4,5,6                 : “Tidak pak.”
-          Pak guru                      : “ini apa ini, sana keluar !”
-          Dimas,Catur,Andre     : “oke.”
-          Dimas                          : “ini sekolah mahal-mahal malah kaya gini, ra dadi.”

Waktu ulangan sudah habis, pak guru lalu mengumpulkan semua lembar jawab dari siswa.
-          Pak Guru         : “ya anak-anak waktunya sudah habis, sekarang kumpulkan !”
-          Semua siswa   : “iya pak.”
-          Pak Guru         : “yang sudah selesai boleh pulang.”



------------------------------------------Tamat-----------------------------------------